Cara merawat Pleci yang sakit

kaget juga ketika mendapati Pleci di sangkar yang tiba-tiba diam di dasar sangkar, bahkan tidak bisa terbang dan hanya menggelembungkan bulunya saja.

Lebih kaget lagi ketika sorenya mendapati burung Pleci sudah mati, bahkan teman 1 sangkarnya juga tertular sakit yang sama tidak bisa terbang dan hanya diam di tangkringan.

pleci
Burung pleci
Mendapati hal tersebut, akhirnya saya mencoba perawatan semaksimal dan sebisa mungkin pada Pleci saya yang masih hidup namun sudah tertular penyakit yang sama dengan yang mati. Alhamdulillah setelah beberapa hari melakukan perawatan yang sedikit telaten dan sabar akhirnya Pleci mulai sehat dan terlihat sudah mulai bisa terbang dan loncat-loncat. Jika Sobat mengalami problem yang sama dengan saya, coba cara perawatan ini.
  1. Pertama saya lakukan adalah dengan memisahkan burung dengan burung lainnya, menghindari menular pada burung yang sehat.
  2. Beri kroto 1 ujung sendok kecil, kroto yang bersih saja yaitu telur krotonya.
  3. Selain kroto, saya juga memberikan air gula dengan diberi 2 tetes vitamin burung yang banyak dijual di kios-kios burung.
  4. Buah, pakan ini juga perlu diberikan juga pada burung. Pilih buah yang lunak dan segar, saya berikan buah pepaya saja. Karena pepaya sangat baik untuk membantu pencernaan burung dan juga bisa menambah vitamin untuk burung yang sakit.
  5. Penjemuran, lakukan penjemuran secukupnya sekitar 2 -3 jam pagi hari. Selesai penjemuran sangkar kita kerodong agar burung yang sakit bisa istirahat dan tidak terkena angin.

Alhamdulillah setelah kira-kira melakukan perawatan burung tersebut selama 4-5 hari, burung sudah tampak kemajuan kesehatannya dan terlihat lebih lincah dan makannya sudah mulai lahap. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*